Tampilkan postingan dengan label Gemarapi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gemarapi. Tampilkan semua postingan
Bismillah
Benda kenangan yang kumiliki :
- Baju kebaya (kembaran dengan keluarga besar)
- Stok pakaian, jilbab & aksesoris yang dulu sempat dijual di butik (saat masih di Bengkulu)
- Tas rajut buatan ibuk
- Jas almamater
- Jas komunitas
- Jaket BEM saat kuliah
- Foto-foto jaman kecil
- Sertifikat & piagam saat sekolah
- Baju seserahan saat lamaran
- Barang-barang pemberian (kado nikah, lahiran, dsb)
- Buku diary waktu masih sekolah
Rasa sayang, eman-eman (untuk decluttering) karena ada kenangan di benda-benda tersebut. Apalagi aku tipe orang sentimental, baru liat aja udah kebawa perasaan 🙈 Duuh mindset mana mindset 🤭
Proses memilahnya :
Proses memilahnya :
- Semua benda kenangan dikeluarkan dan dikumpulkan jadi satu.
- Kategori pakaian ada yang tetap disimpan, ada pula yang di-rehome-kan sudah dipilah saat klaster 1.
- Sertifikat & piagam tetap disimpan di map dokumen, sudah dipilah saat klaster 2.
- Buku diary akan di hancurkan, karena sebagaian berisi kenangan buruk jaman dulu kala 🙈
- Barang-barang pemberian yang terpakai tetap disimpan, yang tidak terpakai di-rehome-kan
- Stok barang dagangan dijual online di market place, dengan batas waktu max 6 bulan
Yang menjadi faktor pemberat dalam melepaskan benda kenangan yang dimiliki :
Rasa bersalah, terutama di stok barang dagangan. Karena dulu dapet modal dari orang tua, modal belum balik 100% eh toko terpaksa tutup karena pindah ke Semarang 🤧 Qodarulloh
Cara menata dan menyimpan benda kenangan :
Disimpan sesuai fungsinya
- Baju (kebaya, jaket, jas, tas) di simpan di lemari
- Buku diary dikumpulkan jadi 1 di tempat tersendiri, dan akan dihancurkan saat suami pulang (ada yang bantuin gunting-gunting 😁)
- Sertifikat disimpan di map dokumen
- Kategori foto ada yang disimpan dalam bentuk digital (di laptop belum diupload ke gdrive), ada yang di album foto (disimpan di rumah orang tua)
- Barang dagangan disimpan di koper/tas
*Beberapa stok barang dagangan, yang lain jilbab-aksesoris masih banyak dan menumpuk 🥺
Proses berbenah mungkin baru 75%, ahh melepaskan benda kenangan tantangan yang paling berat untukku 🤧
#Task12GP
#GP2
#GP2Kelas3
#gemaripratama
#angkatan2
#klaster2
#gemaribendakenangan
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#RASA
Kamis, 23 Januari 2020
Gemarapi,
Gemari_Pratama2
0
komentar
TASK13GP - KLASTER 3 : KAMAR TIDUR DAN RUANGAN LAINNYA
Rabu, 22 Januari 2020
Gamari_Pratama2,
Gemarapi
0
komentar
TASK14GP - KLASTER 3 : KAMAR MANDI DAN TOILETRIES
Bismillah
Kamar mandi yang ideal itu ...
Harus bersih, hygenis, terpisah bagian basah-kering, tidak banyak barang (clutter) serta ramah lingkungan dan ramah anak : mereka bisa mandiri beraktivitas di kamar mandi sendiri.
Apakah sudah tercapai ?
Alhamdulillah sebagian sudah tercapai :
- Kamar mandi depan dilengkapi dengan exhaust fan, sehingga lantai kamar mandi cepat kering, tidak lembab dan menetralisir bau tak sedap.
- Kami mulai mengurangi penggunaan sabun mandi cair, diganti dengan sabun batangan. Kemudian memakai : pasta gigi homemade (dari baking soda & charcoal), natural deodorant (dari VCO, baking soda & tepung maizena)
- Posisi bak mandi tidak terlalu tinggi sehingga Mamas A bisa mengambil air sendiri saat akan mandi/bersuci.
- Ada gantungan baju (kapstok) yang dipasang rendah sesuai dengan tinggi Mamas A.
Tapi ada juga yang belum, contohnya area basah & kering masih jadi satu karena ukuran kamar mandi di rumah kami cukup minimalis 😂
Hambatan dalam berbenah ...
Masih ada produk toiletries pabrikan (sabun, shampo, pasta gigi, karbol kamar mandi) yang belum habis terpakai, jadi saat ini masih tetap digunakan. Semoga jika sudah habis semua kami bisa 100% memakai produk alami yang ramah lingkungan. Aamiin. Terus standar kebersihanku dan helper berbeda. Jadi kamar mandi belakang, yang dipake helper kadang harus kubersihkan sendiri.
Checklist RASA ...
RAPI & TERATUR : Alhamdulillah sudah terpenuhi, semua barang di kamar mandi jumlahnya pas dengan kebutuhan dan punya rumah.
AMAN & NYAMAN : Ada beberapa celah kecil di lantai kamar mandi jadi saat musim hujan sering ada cacing yang keluar dari sana.
SEHAT & BERSIH : Kadang aku cuma mengandalkan helper untuk bersih-bersih kamar mandi, hasilnya kadang kurang sesuai dengan standar kebersihanku, alhasil aku harus deep cleaning sendiri.
ALAMI & BERKELANJUTAN : Alhamdulillah aku sudah mulai memakai pembersih alami seperti baking soda dan sitrun. Aku puas dengan hasilnya dibandingkan memakai produk pabrikan, semoga istiqomah. Namun aku juga masih pakai produk pabrikan (sabun, shampo, pasta gigi, karbol kamar mandi), sikat gigi plastik, shower cap plastik.
Kebiasaan yang selama ini dikerjakan dalam rangka menjaga kerapian kamar mandi & toiletries
- Rutin menguras bak kamar mandi
- Menyalakan kran air secukupnya (hemat air)
- Menyalakan lampu kamar mandi seperlunya (hemat listrik)
- Menggati sikat gigi tiap 3 bulan sekali, kedepannya berencana ganti ke sikat gigi bambu
- Rutin membersihkan kabinet kamar mandi
- Membiasakan tidak meninggalkan baju tergantung di kamar mandi (mencegah nyamuk bersarang)
#Task14GP
#GP2
#GP2Kelas3
#gemaripratama
#angkatan2
#klaster3
#gemarikamarmandi
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#RASA
Senin, 30 Desember 2019
Gemarapi,
Gemari_Pratama2
0
komentar
TASK11GP - KLASTER 2 : DOKUMEN & KERTAS
Bismillah
Berbenah Dokumen dan Kertas 💪😉
A. Bagaimana pembagian kategori dokumen dan kertas yang dimiliki di rumah?
B. Apa saja hambatan dan kesulitan dalam menata dokumen dan kertas? Bila ada, strategi apa yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut.
-- Hambatannya aku harus bolak-balik dari rumah ke rumah orang tua, karena dokumen asli (yang berbentuk fisik) kusimpan di rumah orang tua 🤭 Jadi yang di rumah hanya fotocopy-annya aja. Sempat ada sedikit drama ketika ibuk tau aku membuang beberapa clutter di dokumen milikku, alasan beliau "Eman-eman nduk, kalo suatu saat kepake kan ndak perlu repot legalisir lagi". Padahal ada berlembar-lembar fotocopyan di situ 😅
Kemudian untuk decluttering dokumen digital milik suami yang ada di laptop harus menunggu beliau pulang dulu. Jadi aku hanya bisa mengurangi milikku sendiri.
C. Bagaimana proses memilahnya? Adakah kriteria seleksi tambahan? Seperti apa kriteria seleksi yang digunakan?
-- Proses memilah : semua dokumen (milikku, suami, anak-anak) yang di rumah orang tua ku bongkar, karena dari awal sudah ditata ibuku berdasar pemilik, aku jadi mudah menyusunnya, hanya tinggal menyingkirkan clutter.
Kemudian dokumen yang di rumahku sendiri Alhamdulillah tidak ada kendala, paling tinggal maintenance dompet secara berkala karena sering ada clutter nota-nota 🤭
Untuk dokumen yang perlu direspon aku lebih memilih yang digital, supaya lebih mudah diakses dan ada pengingatnya.
Kertas hasil karya anak sudah kudokumentasikan dalam bentuk digital, jadi sebelum dibuang "foto dulu yok mas" hihihii 😁
Lampiran foto setelah berbenah dokumen dan kertas :
Membuat folder di Google Drive yang berisi softcopy dokumen penting berdasar pemilik. Dalam folderku berisi beberapa sub folder ada backup chat grup WA yang kuanggap penting, foto-foto dari galeri HP yang harus dipilah dipilih dengan mengesampingkan baper 🤭, Alhamdulillah setelah dipindah ke drive sekarang HP jadi lebih ringan dan nyaman digunakan, space memori legaaa~ 🥰
Dokumen di bawah ini sengaja kusimpan di rumah orang tuaku, karena faktor keamanan. Dalam amplop coklat berisi dokumen yang rencananya akan kusimpan di SDB. Clutter didominasi fotocopy ijazah yang berlebih dan sudah rusak--kertasnya menempel satu sama lain 😅 Ini akan dihancurkan karena berisi data penting.
Dokumen di dompet berisi KTP, SIM, kartu ATM, kartu member RS yang perlu dibawa kemanapun. Clutter yang ada : nota belanja, struk transaksi atm dll 😅 dan uang koin kembalian yang menumpuk 🙈
Ini dokumen yang kusimpan di rumah, fotocopy-an KTP, KK, buku nikah, akte anak-anak dsb (@ 1 lembar cukup 🤭). Yang di dompet biru berisi kartu garasi barang-barang elektronik di rumah 😊
Sekilan laporan berbenah dokumen & kertas. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat 😊
❤️ @thegeneung
#Task11GP
#GP2
#GP2Kelas3
#gemaripratama
#angkatan2
#klaster2
#gemaribendakenangan
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#RASA
A. Bagaimana respon anak saat tahu mainannya akan dibenahi ?
--- Excited 😄 Mamas A selalu antusias saat tau aku membongkar rak mainannya, karena dia bisa menemukan mainan-mainannya yang sempat "hilang", tapi untungnya dia selalu mau kuajak kerja sama menata mainannya kembali. Alhamdulillah 😊
--- Excited 😄 Mamas A selalu antusias saat tau aku membongkar rak mainannya, karena dia bisa menemukan mainan-mainannya yang sempat "hilang", tapi untungnya dia selalu mau kuajak kerja sama menata mainannya kembali. Alhamdulillah 😊
B. Apa saja hambatan dalam berbenah mainan? Adakah kesulitan dalam menata mainan? Bila ada, strategi apa yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut.
--- Hambatannya seleraku dan Mamas A berbeda, hihihii.. Contohnya ada mainan yang menurutku sudah tak layak dimainkan (rusak atau sudah tidak lengkap) tapi masih disukai Mamas A. Kemudian ada mainan yang sengaja kubelikan karena bisa sebagai bahan belajarnya (bernilai edukasi) tapi sayang dia kurang minat jadi jarang dimainkan 😣 Terus ada juga mainan yang dibelikan Eyangnya tanpa sepengetahuanku, mainan ini sudah tidak sesuai umur Mamas A, dan belum bisa dimainkan Dedek A, jadi yaaa kudonasikan tanpa sepengetahuan Eyangnya hahahaa 😂
Untuk mengatasinya : komunikasi dua arah antara aku dan Mamas A, dan tetap mengutamakan perasaan Mamas A meskipun baru berusia 5 tahun tapi dia adalah owner mainan-mainan yang ada di rumah.
--- Hambatannya seleraku dan Mamas A berbeda, hihihii.. Contohnya ada mainan yang menurutku sudah tak layak dimainkan (rusak atau sudah tidak lengkap) tapi masih disukai Mamas A. Kemudian ada mainan yang sengaja kubelikan karena bisa sebagai bahan belajarnya (bernilai edukasi) tapi sayang dia kurang minat jadi jarang dimainkan 😣 Terus ada juga mainan yang dibelikan Eyangnya tanpa sepengetahuanku, mainan ini sudah tidak sesuai umur Mamas A, dan belum bisa dimainkan Dedek A, jadi yaaa kudonasikan tanpa sepengetahuan Eyangnya hahahaa 😂
Untuk mengatasinya : komunikasi dua arah antara aku dan Mamas A, dan tetap mengutamakan perasaan Mamas A meskipun baru berusia 5 tahun tapi dia adalah owner mainan-mainan yang ada di rumah.
C. Bagaimana proses memilahnya? Adakah kriteria seleksi tambahan? Seperti apa kriteria seleksi yang digunakan?
--- Kami membuat kesepakatan :
*Mainan yang sama (jumlahnya lebih dari satu) hanya disimpan 1 saja, yang lain didonasikan*Mainan yang sudah jarang dimainkan tapi masih bagus dan bisa dimainkan akan didonasikan
*Mainan yang rusak dan masih bisa diperbaiki akan diperbaiki, yang masih disuka akan disimpan yang sudah jarang dimainkan akan didonasikan
*Mainan yang rusak parah dan tidak bisa diperbaiki akan dibuang/dirosokan
*Semua mainan punya "rumah" setelah dimainkan harus pulang ke rumahnya
*Mainan yang belum punya rumah sementara ditata dulu di rak sesuai ukurannya
*Mainan yang sentimentil (bernilai edukasi tapi kurang diminati Mamas A) tetap kusimpan terpisah
Lampiran foto hasil berbenah mainan :
- Ini mainan yang didonasikan untuk cucu helper kami. Sebagian besar mainan yang sudah jarang dimainkan Mamas A, ada juga mainan yang sudah tidak sesuai usianya tapi masih kusimpan, berharap bisa dimainkan Dedek A tapi sampai sekarang juga belum bisa dimainkan daripada hanya menumpuk ya sudah di-rehome kan saja :')
- Beberapa mainan yang belum punya rumah (belum beli kontener besar) jadi hanya disusun di rak urut sesuai ukurannya
- Kalo ini mainan yang sudah punya rumah jadi tidak tercecer saat ditata ke rak mainan
- Yang ini boneka-boneka, besok dicuci semua dan dijadwalkan rutin dicuci minimal sebulan sekali. Meski anak-anak semua laki-laki tetapi mereka suka dongeng dan drama, nah boneka-boneka inilah yang menjadi artisnya 😂 Masyaa Allah
Progres berbenah mainan 80% karena boneka belum ditata di rak dan beberapa mainan belum punya rumah, masih nunggu beli box container dulu ^^
Sekian laporan praktek berbenah mainan. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat 😊❤️ @thegeneung
#Task10GP
#GP2
#GP2KELAS3
#gemaripratama
#angkatan2
#klaster3
#gemarikamar
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#RASA
Bismillah
Pekan kedua praktek berbenah ala gemarapi, masih di klaster 1 dan kali ini gantian BUKU yang jadi objectnya. Alhamdulillah untuk proses beberes buku aku bisa melibatkan Mamas A, putra sulungku yang berusia 5 tahun. Kami sama-sama hobi baca buku, ehh kalo Mamas sih baru bisa di-baca-in buku atau baca gambar yang ada di buku 😁.
PROSES DECLUTTERING
- Buku Abi-A (suami)
- Buku Umi-A (milikku)
- Buku Mamas-A dan Dedek-A (anak)
Kemudian semua buku di rumah ditata di satu rak buku dengan sekat pemisah. Rak bagian atas berisi bukuku dan suami dijadikan satu karena selera buku kami hampir sama 🥰, kalaupun ada yang berbeda suami prefer ke e-book yang disimpan di HP, supaya praktis bisa dibaca kapan saja. Kemudian rak bagian bawah buku anak2, supaya mereka mudah mengambil dan mengembalikan buku ke rumahnya.
Alhamdulillah saat awal pindahan kami memesan rak buku custom size sesuai keinginan. Namun ada sedikit miss ukuran saat proses pembuatan, sehingga ada beberapa buku anak2 (berukuran besar) yang tidak muat masuk ke dalam rak tersebut 😅
Rak buku kami terbuat dari rangka besi (supaya kokoh), papan kayu dan dilengkapi dengan 6 roda di bawahnya, ini memudahkan kami jika ingin menggeser posisi rak, tentu saja ada kuncian roda juga untuk keamanannya.
Saat proses decluttering, aku mengurangi buku-buku koleksi lamaku yang sudah selesai kubaca dan kemungkinan tidak akan kubaca lagi, seperti novel. Lalu aku juga memindahkan buku milik suami jaman kuliah dulu (ekonomi manajemen - "eww tapi mahal" karena susah nyarinya 🤣) yang katanya mau diwariskan ke keponakan kami yang saat ini masih SMA. Nah sambil menunggu beliau pulang, untuk sementara buku-buku tersebut kupindah ke kardus supaya tidak memenuhi rak buku 🤭
Aku sempat syoook karena ternyata ada beberapa buku baru yang belum pernah kubaca sama sekali. Sebagian adalah hadiah giveaway, ada juga yang pemberian rekan sesama penulis (pemula), sebagian lagi kubeli bundle, karena yang jilid pertama belum selesai kubaca jadi jilid selanjutnya masih utuh bersegel 🙈
Buku-buku yang tereliminasi akan kudonasikan ke sedekas, mereka siap menampung buku bekas yang masih layak baca. Terus ada 2 judul buku (tentang optimasi online shop) yang akan kujual di market place, jika dalam waktu 4 bulan tidak terjual akan kudonasikan sekalian 🤭
Kalau buku punya anak-anak tidak ada yang tereliminasi ehh lebih tepatnya tidak boleh kueliminasi karena semuanya masih disukai dan bisa dibaca meski sobek sana sini. Hmm baiklah aku mengalah saja kali ini 😌
PROSES ORGANIZING
Biasanya aku menata buku-bukuku secara vertikal berurutan sesuai dengan ukurannya, dari yang paling tinggi sampai yang paling pendek. Nah kali ini aku coba ganti gaya dengan menyusun berdasarkan warna sampul buku. Dan taraaaa~ selesai menyusun aku merasa fresh, warna-warni tersusun rapih 😍 Masyaa Allah, seperti menemukan hal baru dengan konsep yang memanjakan mata *anak visual banget 😎, dan entah kenapa selera untuk menghampiri rak buku juga semakin meningkat. Ahh semoga semangat membaca ini bertahan seterusnya tidak hanya diawal-awal saja~ hihihiii 🤭 Terima kasih gemarapi aku jadi tau cara menata buku dengan konsep urutan "pelangi" ❤️
ini buku-buku milikku & suami ⤵️
Kemudian untuk buku anak, aku menyusunnya sesuai "rombongan", karena sebagain besar buku anak yang ada di rumah merupakan buku paket (seri 1 set), bukan buku paket sekolah lho 🤭 Dulu sebagian bukunya kutata horizontal, tapi ternyata membuat Mamas-A kesulitan kalau mau ambil buku yang ada di tumpukan bawah. Jadi sekarang semua buku anak kutata vertikal. Alhamdulillah dia jadi lebih mudah mengambil dan mengembalikan buku sesuai tempatnya.
Kebiasaan Baik Terkait Buku
- Harian
Setiap harinya kami sekeluarga membiasakan untuk selalu membaca buku, salah satu trik supaya konsisten yaitu dengan membuat jadwal dan target per hari minimal baca berapa halaman. Kalau anak-anak biasanya jam (di)baca(kan) buku saat pagi dan menjelang tidur siang/malam. Sedangkan untuk aku sendiri ketika anak-anak tidur waktu me-timeku berdua dengan buku, atau saat mengantar Mamas-A beraktivitas di luar (misal panahan), sambil menunggu aku membaca buku yang memang segaja kusiapkan di dalam mobil. Saat masih single dulu, dalam sehari aku bisa selesai membaca satu judul buku, tapi setelah menikah, lalu momong dua bocah, target membacaku kini minimal 5 halaman perhari. Berkurang juuuuuhhh sekaleeee 😂
- Pekanan
Belum ada, mungkin setelah ini dijadwalkan untuk rutin bersih-bersih rak buku supaya tidak berdebu 😁
- Bulanan
Tiap bulan sebenarnya ada anggaran belanja yang kusiapkan untuk jajan buku baru, tapi karena beberapa bulan ini aku sering mendapat buku baru jadi anggaran jajan buku kualihkan ke kebutuhan yang lain. Semoga setelah rak buku tertata lebih rapi semangat baca kami meningkat, jadi tiap bulan bisa ganti buku baru tentunya dengan decluttering buku lama supaya rak tidak penuh sesak 😇
Dari semua buku cetak yang kumiliki sekitar 55% yang sudah selesai kubaca. Sisanya ada yang baru setengah jalan, ada yang baru beberapa lembar bagian awal, dan ada juga yang masih bersegel 😅 Untuk buku-buku parenting aku memang baru membaca sampai dibagian yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak-anakku. Jadi tidak mungkin sekali jalan langsung habis dibaca semua, karena pasti akan lupa 🙈 Oiya aku cuma punya dua e-book dan keduanya juga belum selesai kubaca semua, jujur aku pribadi prefer ke buku cetak karena lebih nyaman di mata meski harganya lebih mahal dan butuh perawatan ekstra, maklum aku sudah bermata empat, minus dan silinder pula :')
Sekian laporan praktek berbenah pekan ini. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat 😊
❤️ @thegeneung
#Task7GP2
#GP2Kelas3
#gemaripratama
#angkatan2
#klaster1
#gemaribuku
#menatadirimenatanegeri
#gemariclass
#metodegemarrapi
#indonesiarapi
#serapiitu
#segemariitu
#RASA
Bismillah
Yeay pekan ini saatnya praktik beberes Klaster Pakaian 🎉
Dalam jadwal yang sudah kususun sebelumnya, di task 5, seharusnya aku berbenah di hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Namun karena ada beberapa insiden tak terduga, mulai dari helperku yang mendadak mudik, terus pamit lewat WA engga balik lagi 🙈, lalu Dedek-A yang drama tumbuh gigi (demam-rewel, ngga mau ikut orang) sampai akhirnya aku dan anak-anak mengungsi sementara di rumah orang tuaku, karena kami bertiga di rumah sendiri, suami belum tau kapan bisa pulang ke Semarang 😢
Bismillah
Tugas kali ini merupakan lanjutan dari pekan sebelumnya.
5. Pilar kelima, Personalized ini digunakan oleh Metode Gemar Rapi, dirancang atau diproduksi untuk memenuhi kebutuhan individu seseorang. Oleh karena itu kata kuncinya adalah : kebutuhan individu. Apakah Anda sudah memahami kebutuhan diri Anda serta anggota keluarga dalam kepemilikan benda-benda di rumah ?
-- Jujur belum 100% paham, karena aku pribadi kadang masih khilaf belanja terutama saat promo/diskon dan kemudian menyesal begitu barang baru masuk ke rumah 🙈
Minggu, 29 September 2019
Gemarapi,
Gemari_Pratama2,
Task1GP
0
komentar
Task1GP - Kenapa Harus Berbenah ?
Bismillah
Tugas materi pertama di kelas Gemari Pratama 2. Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab :
Tugas materi pertama di kelas Gemari Pratama 2. Ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab :
- Identifikasi dan sebutkan clutter yang ada di rumah dan dialami saat ini. Kemudian gambarkan bagaimana dampaknya ?
- Tuliskan tujuan yang ingin dicapai kedepannya setelah nanti berhasil membiasakan hidup gemar rapi.
- Tuliskan motivasi berbenah yang paling memantik semangat berbenah.
Bismillah
Sebenernya aku udah tertarik untuk ikut gemari pratama dari yang batch 1 beberapa bulan yang lalu. Tapi karena saat itu berangan sama perkuliahan bunsay (masih di tengah2 materi pula), akhirnya dipending dulu aja deh, ikut batch selanjutnya pas materi bunsay udah selesai pikirku. Dan yeeaaay alhamdulillah akhirnya sekarang bisa bergabung ke kelas gemari pratama batch 2 saat kuliah bunsay hampir selesai ^^
Langganan:
Postingan (Atom)


































- Follow Geneung on Instagram!
- "Join Geneung on Facebook!
Contact Me via Email