Bismillah...
Siang ini saya mau membagi mengenai Hari Ulang Tahun dalam Islam, menurut Al Quran dan Hadist yang sudah saya pelajari.
Semoga bermanfaat :)
Perayaan ulang tahun di masyarakat jaman sekarang rata-rata diisi dengan pesta, makan-makan, potong kue, bermewah-mewah, dan intinya menghabiskan uang -_- Entah kenapa hal tersebut dianggap wajar dan sah-sah saja, tapi pernahkah kita cari tau asal muasal pesta ulang tahun itu dari mana? Sadarkah kita dengan bertambahnya usia berarti kontrak umur kita di dunia ini justru berkurang? Sudah siap kah kita kembali ke hadapan-Nya? :'(
Sebelum saya belajar Islam lebih dalam, jujur saja setiap ulang tahun saya sering mengajak teman-teman makan-makan, membagi makanan dengan istilah 'syukuran' dan pasti teman-teman memberi kado serta ucapan selamat tak lupa mereka doa yang baik untuk saya.
Tapi Alhamdulillah sekarang saya sudah mengerti dan paham bahwa perayaan dan ucapan ulang tahun seperti itu sama sekali tidak pernah diajarkan dalam Islam, ada dalam Al-Quran dan Hadist saja tidak. Ternyata selama ini saya melakukan hal yang sia-sia. Niat saya dalam pesta makan-makan adalah berbagi kebahagiaan dengan teman-teman., tapi dari dalam hati kecil saya terasa aneh sekali, penuh dengan pertanyaan "Kan umurnya berkurang kok malah dirayain? Harusnya kan sedih." belum lagi "Kebahagiaan kok dibagi? Bukannya kebahagiaan setiap orang itu beda-beda?"
Akhirnya setelah saya baca artikel :
saya sadar saya salah, dan saya mulai berubah menjadi "ANEH" menurut teman-teman saya. Maaf untuk teman-teman saya yang mungkin membaca ketikan saya ini, saya sudah tidak bisa dan tidak akan mengucapkan selamat ulang tahun bahkan memberi kado kalian lagi, karena saya tau dalam Islam tidak ada tradisi seperti ini. Saya mencoba untuk menjadi muslimah yang taat pada Al Quran dan Hadist, dua pedoman hidup kita di dunia ini. Jika tidak ada tuntunan dalam Al Quran dan Hadist mohon maaf saya tidak bisa ikuti. Karena saya yakin inilah jalan saya, seandainya jalan kita berbeda tak apa, saya sudah mengikhlaskan semuanya, InsyaAllah.
Sekian ketikan saya siang ini , semoga bermanfaat bagi pembaca. Jika kita beda prinsip tak masalah, saya sudah terbiasa. Hehe...
Barakallahfikum :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar